Showing posts with label Informasi. Show all posts
Showing posts with label Informasi. Show all posts

Persembahan Cinta Festival Argopuro

1
Setelah sukses dengan event festival Argopuro part 1, maka kali ini kawan-kawan RCB & SAMBALADO akan memberikan kembali persembahan Cinta yang kedua kalinya untuk Argopuro Jatim 3088.

Lokasi yang dipilih tetap pada Area Lereng Gunung Argopuro bagian Situbondo, tepatnya di Desa Baderan Kec. Sumbermalang - Situbondo atau sekitar 100 meter dari Pintu Masuk Utama Menuju Konservasi Alam Argopuro.
Festival Argopuro
RUNDOWN ACARA 13 Mei 2017,

Pukul 14.00 - 17.00
  • Art Project
  • Situbondo Beatbox
  • Lembayung
  • Kak Jimmy (Solo Piano)
  • Penghijauan / Penanaman bibit pohon
Pukul 18.30 - 22.00
  • Lukis art (Pena Hitam)
  • Retro verso
  • Parapena
  • Mistix
  • Milk shake
  • Tahu Bulat
  • Sunrise reggae
  • Ipex
  • Vanilla Latte

Hari Perlindungan Lapisan Ozon Sedunia

0
Hari Perlindungan Lapisan Ozon Sedunia dirayakan pada tanggal 16 September setiap tahun. Acara ini memperingati tanggal penandatanganan Protokol Montreal mengenai Bahan yang Merusak Lapisan Ozon pada tahun 1987.
Hari Perlindungan Lapisan Ozon Sedunia
Hari Perlindungan Lapisan Ozon Sedunia
lapisan ozon bumi memainkan peran penting dalam melindungi kesehatan manusia dan lingkungan.

Apa yang orang-orang lakukan?

Pada hari yang begitu spesial ini dan para pendidik sekolah menengah di seluruh dunia mengatur kegiatan kelas mereka yang berfokus pada topik yang terkait dengan lapisan ozon, perubahan iklim dan penipisan ozon.

Beberapa guru menggunakan paket pendidikan dari Program Lingkungan PBB (UNEP) yang telah secara khusus dirancang untuk membahas topik-topik tentang lapisan ozon bumi.

Kegiatan lain yang diselenggarakan oleh kelompok yang berbeda diantaranya masyarakat, individu, sekolah dan organisasi lokal di seluruh dunia termasuk promosi produk ramah ozon, program khusus dan kegiatan untuk menyelamatkan lapisan ozon.

Distribusi poster kesadaran publik UNEP digunakan untuk acara berpusat pada Hari Perlindungan Lapisan Ozon Sedunia, dan distribusi penghargaan kepada orang-orang yang bekerja keras untuk melindungi lapisan ozon bumi.

Kegiatan publik

Hari Internasional PBB untuk Pelestarian Lapisan Ozon adalah ketaatan global dan bukan hari libur umum.

Latar Belakang

Pada tahun 1987 perwakilan dari 24 negara bertemu di Montreal dan mengumumkan kepada dunia bahwa sudah waktunya untuk berhenti merusak lapisan ozon.

Dengan demikian, negara-negara ini berkomitmen, melalui Protokol Montreal mengenai Bahan yang Merusak Lapisan Ozon, untuk membebaskan dunia dari zat yang mengancam lapisan ozon.

Pada tanggal 19 Desember 1994, Majelis Umum PBB menyatakan 16 September untuk menjadi Hari Perlindungan Lapisan Ozon Sedunia.

Memperingati tanggal ketika penanda tanganan Protokol Montreal mengenai Bahan yang Merusak Lapisan Ozon ditandatangani pada tahun 1987. Hari pertama kali dirayakan pada tanggal 16 September 1995.

Simbol

Banyak barang-barang promosi yang digunakan untuk gambar fitur hari Matahari, langit, atau lingkungan alam bumi untuk mewakili pentingnya ozon dalam melindungi lingkungan.

Dipilih memenangkan lukisan dari 1.998 Anak dalam lomba Lukisan, yang merupakan bagian dari kampanye kesadaran masyarakat UNEP pada saat itu, direproduksi pada poster, kalender, publikasi, dan material lainnya.
 
Nah selamat memperingati Hari Ozon Internasional ya...

#ozon

Tumbuhan yang bisa dimakan saat kehabisan bekal

3
Selain beberapa hewan yang bisa dimakan saat kita kehabisan bekal di hutan, ada pula berbagai tumbuhan yang juga bisa kita konsumsi untuk bertahan hidup di dalam rimba belantara.

Jadi, kita bisa tetap tenang walaupun kehabisan bekal sembari berusaha untuk mencari jalan untuk pulang kembali ke rumah.

Kawan Argopuro, dibawah ini kami sajikan tumbuhan-tumbuhan yang bisa kita dapatkan saat berada di alam liar, antara lain:
Tumbuhan yang bisa dimakan saat kehabisan bekal
Jamur

 - Jamur
Karena ada berbagai jenis jamur beracun dan tidak beracun, maka sedapat mungkin kita bisa mengenali jamur yang tidak beracun agar aman untuk dikonsumsi, seperti Jamur kancing, jamur kuping, jamur tiram, jamur merang dll.

Sedangkan ciri-cirinya ialah sebagai berikut : warnanya tidak bervariasi biasanya hanya terdiri dari dua warna saja yaitu coklat dan putih, tidak bercincin di pangkal batangnya, tidak ada noda ketika di iris dan warnanya tidak berubah pada waktu dimasak.

- Ilalang
Tumbuhan ilalang adalah salah satu tumbuhan kering dan selalu kita temukan pada dataran yang gersang, cara memakannya ialah dengan mengambil akarnya kemudian mengunyahnya seperti halnya menghisap sari tebu, setelah kita merasakan manisnya lalu buanglah sepahnya. Rasa manisnya menjadi pengganti kandungan zat gula yang hilang dalam tubuh.

- Cantigi
Pilihan kita selanjutnya jatuh pada tumbuhan yang bernama Cantigi. Cantigi adalah jenis tumbuhan yang biasa tumbuh di puncak gunung. Tumbuhan ini dapat dimanfaatkan dengan dimakan secara mentah mulai buah hingga pucuk daunnya yang masih muda.

- Rotan
Sebagai salah satu tumbuhan berduri, Rotan banyak kita temukan pada areal-areal hutan di Indonesia, selain digunakan untuk alat-alat kerajinan, ternyata rotan juga bisa kita konsumsi sebagai bahan makanan yaitu dengan membakar batangnya pada perapian, setelah itu batang rotan matang akan berbentuk kenyal, cukup setelah matang keluarkan isinya dan siap santap.

Buah rotan dengan bentuk kecil berwarna kekuningan yang masih muda juga aman untuk dimakan, dan berhati-hatilah dengan duri yang terdapat pada batangnya karena akan terasa cukup perih jika terkena tubuh kita.

- Selada air
Kalau pada pegunungan Argopuro, kita bisa mendapatkan selada air salah satunya berada pada sungai kolbu Savana Cikasur, kita bisa memetik dan membersihkannya terlebih dahulu kemudian merebusnya hingga matang. Sayuran ini sangat nikmat sebagai pelengkap hidangan, atau langsung dimakan dengan garam.

- Padi Liar
Tumbuhan yang bisa dimakan saat kehabisan bekal
Padi Liar
Tumbuhan ini biasa tumbuh ditepian sungai dan cukup mudah untuk dipetik, Padi liar hampir mirip dengan Padi yang biasa ditanam oleh para petani. tumbuhan ini bisa jadi pilihan saat berada di hutan untuk waktu yang agak lama, karena proses penyajiannya yang tidak instan.

- Bambu
Saat kehabisan bekal di alam liar alternatif makanan aman berikutnya adalah tumbuhan Bambu, saat kita menemukan rumpun bambu, maka segeralah cari tunasnya yang masih muda atau sebutan lainnya adalah Rebung, kupaslah secukupnya kemudian masak sampai matang dan siap disajikan.  

- Pisang 
Adalah buah-buahan yang cukup istimewa karena kaya akan nutrisi, biasanya pisang di hutan menjadi makanan monyet.

Namun jika kita tidak menemukan buahnya, maka kita bisa mengambil hati batang pohon pisang tersebut dengan cara membelahnya dan ambil batang paling tengah. Dapat langsung dimakan meskipun lumayan tawar. 

- Murbei
Murbei mempunyai bentuk permukaan hampir mirip dengan stroberi, dan hidup pada tempat yang bersuhu dingin, jika sudah matang rasanya manis kecut dan cukup segar. Dapat langsung dimakan dengan membersihkannya terlebih dahulu.

Itulah beberapa macam tumbuhan untuk membantu kita tetap survive meskipun kehabisan bekal saat berkelana dalam rimba.

Tapi agar terhindar dari kekurangan bekal, maka alangkah baiknya untuk memperhitungkan segala sesuatunya sebelum memulai berpetualang pada daerah hutan liar atau pegunungan.
Salam 3088 mdpl

Hewan yang bisa dimakan saat tersesat

0
Saat mendaki gunung biasanya kita sudah mempersiapkan secara matang dan penuh perhitungan terhadap medan yang akan kita kunjungi, namun jika dengan sangat terpaksa kita harus tersesat dihutan, maka perlu ada alternatif – alternatif yang harus kita persiapkan. Khususnya dalam hal makanan, ini menjadi sangat penting karena makanan merupakan salah satu kebutuhan pokok agar kita tetap bisa bertahan hidup saat tersesat dihutan, dan dibawah ini terangkum beberapa hewan hutan yang bisa kita jadikan alternatif makanan untuk membantu kita bertahan hidup ditengah rimba belantara.
Ayam Hutan

1. Ayam hutan / Burung
Berbagai jenis burung dan ayam hutan bisa kita makan, dengan menangkapnya kemudian membakar atau memasaknya sesuai selera. Namun sebaiknya dihindari jenis burung pemakan bangkai, karena burung itu rasanya kurang enak.

2. Belalang
Pada beberapa Negara dan Daerah makanan ini biasa dijadikan makanan ringan berdasarkan rasanya yang cukup gurih setelah digoreng dengan bumbu yang sesuai. Ini artinya kita bisa memanfaatkan belalang sebagai asupan makanan alternative saat kehabisan bekal.

3. ikan
Sebagai penyuplai protein tinggi dan untuk menjaga stamina tubuh, ikan ini bisa menjadi pilihan utama sebagai bahan makanan saat dihutan, bisa ditemukan pada sumber – sumber air yang terdapat didalam hutan, sebagian kawan malah dapat memakannya dalam keadaan mentah, namun pilihan paling mudah bagi kita adalah dengan membakarnya kemudian mengkonsumsinya sesuai dengan kebutuhan.

4.  Larva Kumbang
Larva Kumbang atau sebagian orang menyebut “ulat kumbang” memiliki kehidupan pada batang kayu yang membusuk, hewan tersebut bisa dimakan dengan cara dipanggang atau dikukus terlebih dahulu.

5. Katak
Bagian yang berdaging tebal terletak pada kaki dan jangan lupa untuk mengulitinya terlebih dahulu sebelum disantap.

6. Kadal dan Ular
Kedengarannya hewan ini jijik untuk dimakan, namun  dalam keadaan darurat dan tidak ada pilihan lain hewan tersebut bisa juga dijadikan alternatif, untuk kadal daging yang baik untuk dimakan terletak pada ekor dan kaki belakang, sedangkan ular terlebih dahulu dipisahkan kepalanya karena disana adalah sumber berbahaya yang terdapat racun bisa dan gigitan.
Siput / Bekicot
7. Siput / Bekicot
Adalah hewan  yang cukup lunak dan biasa hidup ditempat yang lembab, bisa kita konsumsi dengan cara dikukus terlebih dahulu selama kurang lebih 10-15 menit, kemudian keluarkan dari cangkangnya lalu siap dinikmati.

8. Cacing Tanah
Cacing tanah cukup bergizi untuk penambah stamina saat tersesat, terdapat pada daerah basah. Dapat dimakan dengan cara dibersihkan terlebih dahulu sampai kotoran yang melekat hilang, kemudian bisa dimakan dalam keadaan mentah.

9. Lebah
Selain kita bisa menikmati madunya, seperti hal larva kumbang, lebah juga mempunyai larva yang bisa langsung dimakan, atau dengan cara diuapkan terlebih dahulu.    

10. Rayap
Rayap adalah salah satu jenis serangga yang memiliki sumber protein serta kandungan minyak yang tinggi pada tubuhnya, biasanya hidup pada kayu yang sudah rapuh. Hewan ini peka terhadap cahaya sehingga rayap cenderung memiliki kehidupan yang tersembunyi dari cahaya. Rayap juga dapat dimakan dalam keadaan mentah atau bisa dipanggang terlebih dahulu menggunakan wajan tanpa minyak. 

11. Laron
Hewan ini adalah siklus hidup daripada rayap, laron atau juga disebut anai-anai biasa keluar pada musim hujan dan waktu senja / malam hari, kegemarannya adalah mengerubuti lampu peneranganan sehingga kita bisa cukup mudah untuk menangkapnya, yaitu dengan menyediakan genangan air dibawah cahaya lampu yang kita gunakan, maka dalam waktu tidak lama akan banyak laron yang hinggap pada genangan air tersebut, setelah itu laron dapat kita sangrai seperti halnya rayap dan siap dimakan.

Hewan-hewan tersebut adalah sebagai alternatif saja, manakala dalam keadaan darurat kita kehabisan bekal saat berpetualang di alam bebas, maka pilihan diatas bisa dijadikan bahan pertimbangan untuk bertahan hidup.

Pantangan di Gunung

4
Mendaki Gunung sama halnya dengan mengunjungi sebuah rumah, dan kita harus mengerti caranya menjadi tamu yang baik agar pengunjung dan tuan rumah merasa berkesan. Saat berada di pegunungan ada berbagai macam tuan rumah berupa flora dan fauna yang menyambut kita dengan ramah sehingga kita merasa sangat sangat nyaman berada ditengah-tengah mereka, itulah perpaduan indah yang tercipta saat satu sama lain sama-sama saling berhargai.
Dokumentasi sahabat: Suhariyadi dean

Sebenarnya dalam setiap kegiatan apapun selalu ada anjuran ataupun larangan, yang bermanfaat agar kegiatan tersebut berjalan lancar dan sesuai dengan harapan, maka dari itu dibawah ini beberapa larangan atau pantangan yang perlu diketahui saat kita mendaki gunung.

1. Membuang sampah sembarangan
Bersih itu indah, semboyan disamping sudah lama keluar, namun sebagian besar dari kita masih kurang bisa menghayatinya sehingga tetap saja kalimat – kalimat tentang kebersihan hanya sebaga pajangan dinding, Kebiasaan kurang baik ini sepertinya sudah membudaya di Negara kita, kita mempunyai sifat enteng dalam permasalahan sampah ini, ahhh… saya hanya membuang satu sampah” dalih kita, padahal kalau setiap orang mempunyai fikiran seperti itu, dimana ada manusia disitu sampah, maka akan banyak sampah berserakan pada setiap komunitas manusia, ini sangat mengganggu habitat yang ada disana.


2. Merusak tumbuhan dan hewan
Perlu diingat bahwa kita di hutan hanya sebagai tamu, sangat wajib untuk untuk bertingkah-laku tertib tidak menggangu apalagi membunuh hewan dan menebang kayu kecuali sangat dibutuhkan atau dalam keadaan darurat.

3. Membuat keributan
Hal penting yang perlu kita ingat yaitu tetap menjaga ketenangan sewaktu dihutan, karena para penghuni hutan tidak terbiasa suasana ramai, membuat keributan hanya dapat membuat mereka merasa terusik sehingga merusak ketenangan suasana hutan dan menyebabkan hewan menjadi stress.

4. Mencemari mata air
Seperti halnya kita manusia harus memperhatikan kesehatan, makhluk yang hidup dihutan pun juga butuh hidup sehat meskipun kualitasnya tidak seperti manusia. Sumber air juga menjadi hal yang utama penyanggah kehidupan mereka, dengan tidak mencemari sumber / mata air maka kita telah ikut melestarikan ekosistem yang ada dihutan.

5. Posisi Tenda
Diusahakan untuk mendirikan tenda agak jauh dari mata air karena dikhawatirkan pada malam hari biasanya para hewan pergi ke mata air atau yang sedang minum merasa terganggu sehingga menyerang kita, jadi penempatan tenda perlu dipertimbangkan juga ya.

6. Tidak mendaki sendirian
Kita yang masih pemula sangat tidak dianjurkan untuk naik gunung sendirian, karena disamping kita akan sangat kesepian pada malam hari nantinya juga akan ada hal-hal lain yang saat itu dibutuhkan seorang atau beberapa teman misalnya hal terburuk adalah kehabisan bekal ataupun kecelakaan, maka fungsi teman sangat dibutuhkan pada saat-saat darurat seperti itu.

7. tidak membawa pulang barang yang ada di hutan
Disamping karena memang bukan hak kita, membawa pulang benda-benda purbakala, flora dan fauna yang dilindungi akan menyebabkan rusaknya endemik dan ekosistem yang ada dihutan, dan bersiaplah untuk mendapatkan sanksi dari pemerintah apabila kita melanggar membawa pulang benda purbakala, hewan dan tumbuhan yang dilindungi tersebut.

8. Tidak Buang Air Besar sembarangan
Pantangan selanjutnya adalah untuk tidak BAB sembarangan karena itu akan menjadi ranjau darat bagi kawan lain yang akan melewati tempat itu, buatlah galian atau lubang seperlunya kemudian tempatkan BAB dengan benar dan tutuplah, sehingga kita sendiripun aman terhindar dari bau dan benda berbahaya tersebut  

9. Dilarang melamun saat perjalanan
Kenapa ko tidak boleh? Ya karena kalau ngelamun ditengah jalan nanti yang ada kita malah masuk kedalam jurang.   

Itulah beberapa pantangan atau larangan yang harus kita patuhi saat melakukan aktivitas pendakian, mari kita tetap saling menghargai sesama makhluk Tuhan.

Baca Selanjutnya: Daftar Peralatan Pendaki

Daftar Peralatan Pendaki

0
Aktivitas pendakian saat ini semakin digemari dan menjadi tren masyarakat Indonesia dari anak kecil sampai kaum dewasa, tidak hanya dilakukan oleh anggota – anggota organisasi pecinta alam, semua kalangan dapat melakukan aktivitas tersebut, yang tentunya dengan berbagai macam maksud dan tujuan. Ada yang sekedar penasaran dengan pesona pemandangan yang mereka tonton pada televisi ataupun bioskop, ada pula dengan tujuan eksplorasi dan konservasi sebagai penunjang pendidikan mereka. Serta hal lain sesuai dengan niat dan tujuan masing – masing individu. Namun dari berbagai tujuan tersebut diatas tentunya ada suatu hal penting yang harus dipersiapkan, jadi naik gunung itu tidak hanya sekedar mencari pemandangan indah lalu klik tombol kamera untuk mengabadikan moment tersebut, tapi ada proses yang harus kita lalui dan persiapkan secara matang, khususnya tentang perlengkapan yang musti kita persiapkan dalam menemani kegiatan pendakian kita. Nah kalau pada post sebelumnya kita sudah membahas tips bagi pendaki pemula dengan berbagai tips umum dalam persiapan pendakian, sekarang kita akan fokus pada daftar peralatan pendakian yang akan kita persiapkan.
Pendaki Gunung (Dok sahabat: Arya Kusuma)

Dibawah ini adalah ceklis peralatan standart bagi  kawan yang siap melakukan pendakian:

1. Tenda
Tenda adalah peralatan yang harus dibawa, baik untuk individu maupun kelompok, berguna sebagai tempat istirahat atau berlindung saat kita berada ditengah hutan / gunung.

2. Matras
Berguna sebagai alas tidur atau istirahat dan berbagai kegiatan santai lain yang dilakukan dalam pendakian.

3. Kantong Tidur ( sleeping bag )
Sebagai pelindung tubuh kita saat beristirahat dan menjaga kita dari udara dingin sehingga kondisi tubuh kita bisa tetap hangat.

4. Tas Gunung / Ransel 
Tas Gunung menjadi peralatan yang wajib dipersiapkan karena berfungsi sebagai tempat barang yang akan kita bawa saat melakukan pendakian. Tas gunung disesuaikan dengan tubuh penggunanya serta berat barang bawaan yang akan dibawa dalam mendaki gunung.

5. Pakaian 
Membawa pakaian – pakaian ganti outdoor sesuai dengan kebutuhan / lama pendakian yang direncanakan, pilih pakaian yang nyaman dipakai selain bahan jeans sehingga kita bisa merasa ringan dan leluasa bergerak. 

6. Sandal atau sepatu khusus hiking
Sepatu khusus ini juga wajib dipersiapkan karena sudah di desain khusus untuk menghadapi medan rimba atau pegunungan, dan dipersiapkan sesuai dengan kualitas masing – masing sandal / sepatu tersebut.

7. Jaket
Tidak jauh fungsinya dari sleeping bag juga sebagai alat menjaga hangat tubuh dan bahannya yang tebal dapat melindungi tubuh dari bahaya ringan yang dapat menciderai tubuh kita.

8. Baju Hujan
Mengingat kondisi cuaca saat ini kurang bisa diprediksi, alangkah baiknya jika pendakian kita juga dilengkapi dengan baju / jas hujan. Dipakai bukan hanya pada saat datang hujan saja tapi 

9. Lampu atau senter
Mengingat medan yang akan kita lalui dalam kondisi gelap pada malam hari, maka alat penerang menjadi sangat penting, berbagai macam alat penerang yang bisa kita bawa diantaranya adalah senter dan lilin, menggunakan senter tempel dikepala (Headlamp) lebih membuat kita leluasa bergerak dari pada senter genggam.

10. Parang / Golok
Bawalah parang / golok yang ringan untuk menebas berbahan anti karat dan terbuat dari baja, untuk membuka jalan pendakian sewaktu diperlukan, sekaligus untuk melindungi diri dari berbagai bahaya hewan buas.

11. alat memasak
Disamping membawa makanan siap saji, kita harus membawa alat memasak untuk menyiapkan makanan karena digunung tidak tersedia rumah makan.

12. Bahan Makanan
Kebutuhan yang paling utama ialah makanan, bawalah makanan yang bergizi tinggi dan mengandung kalori, buah-buahan yang banyak mengandung air.

13. Obat – obatan
Untuk berjaga – jaga dari serangan penyakit saat berada digunun, juga perlu dipersiapkan obat – obatan yang paling tidak sebagai pertolongan pertama sebelum kita mendapatkan penanganan lanjutan dari tim medis.   

14. Alat Nagivasi
Karena berada ditempat yang baru sudah seharusnya kita mempersiapkan alat – alat penunjuk arah seperti halnya Kompas, Peta dan GPS.

15. Alat Komunikasi
Untuk berjaga – jaga agar kita kita tetap bisa berkomunikasi dengan keluarga atau rekan yang lain, kita bisa menyediakan alat komunikasi seperti HT (Handy Talky) dan HP, tapi berhubung dipegunungan sangat jarang layanan provider, maka Handy talky bisa menjadi pilihan utama dalam berkomunikasi.

16. Kamera (opsional)
Sejak dunia dihubungkan oleh berbagai media sosial, alat yang terakhir ini sudah mulai menjadi wajib sebagai pelengkap pendakian kita untuk mengabadikan berbagai moment indah yang kita alami saat mendaki gunung   

Jadi, itulah alat-alat kelengkapan yang tidak boleh terlupakan saat kita berencana untuk mendaki gunung, dan ceklist diatas bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita saat melakukan pendakian. beberapa tambahan bisa dituliskan pada komentar. dan yang harus diutamakan adalah safety first ya.
Happy Climbing!!! 


Situs Batu Tangga

0
SITUS BATU TANGGA KECAMATAN SUMBERMALANG - SITUBONDO

Bagi masyarakat lereng pegunungan Argopuro bagian Situbondo, Situs Batu Tangga (batu undakan) ini bukanlah sesuatu hal yang baru lagi. 

Namun bagi kawan pendaki Gunung Argopuro yang berasal dari luar daerah mungkin tidak akan disadari, bahwa selain Situs Rengganis – Argopuro masih ada rangkaian tempat-tempat purbakala bersejarah yang telah mereka lewatkan.

LOKASI SITUS BATU TANGGA

 
Cagar budaya yang dilindungi pemerintah ini terletak di Dusun Binong Desa Plalangan Kecamatan Sumbermalang atau berada di sebelah barat jalan raya utama sebelum rute pendakian Argopuro Jatim 3088 via Situbondo. 

Kalau kawan-kawan hendak melakukan pendaki dengan memilih jalur masuk melewati Desa Baderan, maka sekitar -+7 km sebelum sampai di kantor KSDA Hyang Timur Baderan, kawan-kawan akan melewati situs batu bersejarah ini. 

Atau kalau kawan pendaki menggunakan jasa transportasi angkutan umum angkot maupun ojek merasa kebingungan dengan tempat ini bisa langsung bertanya dan meminta berhenti sejenak di tempat Situs Batu Tangga ini,  sembari mengambil dokumentasi dalam rangka rangkaian pra pendakian.

Situs Batu Tangga Kec. Sumbermalang
Situs Batu Tangga 
VERSI SEJARAH SITUS BATU TANGGA
 
Banyak versi sejarah untuk situs batu tangga ini, bahwa batu ini digunakan sebagai tempat pemujaan pada era kejayaan Majapahit. 

Dan versi lain mengatakan bahwa konon para nenek moyang membuat batu berbentuk undakan ini karena tepat dibagian atas pada area tersebut terdapat tempat untuk peristirahatan sejenak / petilasan para sesepuh sebelum melanjutkan ritual perjalanannya menuju singgasana kerajaan Dewi Rengganis. 

Tapi apapun versinya yang jelas situs tersebut perlu selalu kita jaga dan lestarikan sebagai Cagar Budaya serta aset daerah yang tak ternilai harganya. 

Dalam hal ini pemerintah juga telah serius menangani situs ini yaitu dengan menempatkan petugas yang secara khusus menangani, menjaga dan merawat situs  / cagar budaya tersebut.

dan sebenarnya tidak hanya ditempat itu terdapat petilasan-petilasan peninggalan jaman dulu, masih ada beberapa petilasan lain diantaranya adalah petilasan Penyandaran terdapat di Desa Baderan yang setiap tahun ditempati ritual selamatan desa atau dalam bahasa setempat disebut dengan istilah Kadisah.

(Khusus Ritual Tahunan Selamatan Desa Baderan dengan latar Pegunungan Argopuro akan dibahas pada kesempatan selanjutnya)

Adanya petilasan – petilasan atau tempat singgah tersebut sangat masuk akal karena rute perjalanan pada jaman dulu memang cukup jauh. 

Apalagi mengingat medan dari Besuki menuju Desa Baderan sampai Argopuro yang cukup sulit dan itu hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki. 

Bahkan menurut cerita para orang-orang tua yang berada dilereng Argopuro, untuk berbelanja kebutuhan sandang pangan mereka harus meluangkan waktu khusus dari kampung menuju kota Besuki. 

Yaitu berangkat pada pukul 2 dini hari dan sampai di kota besuki pada pagi hari, berbelanja segala kebutuhan sampai siang hari kemudian pulang kembali ke kampung pada sore hari. 

Ini bukan tanpa alasan, karena menurut hemat mereka harus sampai pada pagi hari, saat itu barang-barang dipasar masih lengkap dan dapat terhindar dari terik panas matahari.

Baca Juga: Desa Wisata Baderan


PENUTUP

Akhirnya dengan masih adanya peninggalan cagar budaya, kita bisa belajar bahwa di masa lalu ada orang-orang hebat yang mungkin mereka telah terlebih dahulu berfikir tentang apa yang bisa mereka tinggalkan dan persembahkan terhadap anak cucu mereka. 

Sehingga dikemudian hari para generasi masa depan dapat mengerti bahwa hidup itu tidak meninggalkan apa-apa kecuali Kenangan.

Aplikasi keren bagi yang hoby mendaki gunung

0
Mengisi liburan adalah sesuatu yang sangat menyenangkan,  berkumpul dengan keluarga tercinta, merupakan anugerah yang patut kita syukuri. 

Tapi kira-kira kalau libur panjang yang kita jalani, tentu membuat kita bosan berada dirumah terus apalagi mereka yang hidup di daerah perkotaan setiap hari ditemani suasana yang cukup ramai dan udara di sebagian tempat mulai terkena polusi. 

Sekali-kali pasti kita ingin mencari suasana baru guna merefresh otak dan menyegarkan tubuh yang mulai penat dengan segudang aktivitas keseharian kita.

Tapi bagi kawan Pecinta Alam, edisi liburan bisa menjadi moment yang tepat untuk merencanakan pendakian, menyusun planing keluar masuk rimba belantara, naik turun gunung dan keluar masuk gua. Disamping membuat tubuh kita berolah-raga tentu akan lebih mencintai Alam sekitar kita.

Sebelum berangkat melakukan pendakian pasti butuh persiapan-persiapan yang matang. Disamping persiapan  barang yang harus dibawa, harus ada alat-alat pendukung lain yang harus dipersiapkan untuk menjaga keselamatan kita, salah satu faktor penunjang tersebut adalah aplikasi yang harus ada pada gadget kita

Berikut adalah aplikasi yang bisa dipertimbangkan untuk melengkapi aktivitas pendakian kita: 

-  SkyMap
Aplikasi keren bagi yang hoby mendaki gunung
Aplikasi ini dapat membantu kita untuk mengenal dan mengidentifikasikan benda-benda yang terdapat dilangit, misalnya dengan menandai planet merkurius, jenis-jenis rasi bintang dan lain sebagainya.

ini akan sangat berguna ketika kita sedang ngecamp atau melaksanakan perkemahan di daerah pegunungan dengan syarat langit dalam keadaan cerah dalam menggunakan aplikasi SkyMap.

-   MotionX GPS 
  Menurut informasinya aplikasi ini hanya tersedia bagi pengguan iOS serta tidak gratis alias berbayar sekitar $0,99 harga atau tidak sampai 1 dollar. 

  berbanding dengan fasilitas yang disediakan aplikasi ini yaitu diantaranya dapat mencatat kegiatan pendakian kita, mendayung, berlayar bersepeda dll, kelebihan lain yaitu dengan tersedianya peta-peta lokasi yang bisa di download gratis dengan tema medan jalan raya hingga peta navigasi pelayaran.

- MapMyHike

Tersedia dalam dua versi, gratis dan berbayar dengan harga $5,99. Aplikasi ini sangat pas dipakai untuk kawan yang gemar banget mendaki gunung, dari mencatat jarak dan navigasi pendakian, kecepatan dan menghitung kalori tubuh yang terbakar. Ada juga tambahan fitur keren berupa audio latihan dan berbagi  real-time lokasi.

- SAS Survival Guide
Aplikasi keren bagi yang hoby mendaki gunung
Aplikasi tentang bagaimana cara bertahan pada medan alam liar, dataran tinggi, dataran rendah dan perairan. Kawan-kawan akan dimanja dengan berbagai tips yang didesain secara audio dan visual sehingga cukup mudah untuk dimengerti.

Tersedia juga dalam versi gratis dan berbayar untuk gadget Android dan iOS.

- First Aid
Sesuai dengan namanya, aplikasi ini berguna untuk menyediakan tips atau petunjuk  pada pertolongan pertama kecelakaan.

Meskipun kita tidak menginginkan musibah kecelakaan menimpa kita saat pendakian, namun alangkah baik kita untuk tetap awas akan segala hal-hal yang dapat murugikan kita.

Tips dan petunjuk upaya pertolongan bisa didapatkan dari aplikasi ini, sehingga kita lebih terbantu serta tidak panik untuk mengambil keputusan menghadapi berbagai situasi tersebut. Aplikasi ini juga tersedia secara gratis.

PENUTUP
 
Itulah beberapa aplikasi keren yang musti jadi pelengkap gadget kawan Argopuro, dan disamping kita harus siap secara fisik, mental dan bantuan aplikasi tentunya yang paling utama adalah berdoa terlebih dahulu sebelum menjalankan segala aktivitas sesuai keyakinan masing-masing.

Argopuro pada masa Kolonial Belanda

0
Sahabat Argopuro… kali ini admin akan share dokumentasi / foto tempo doeloe sekitaran tahun 1920 sampai 1950 an pada pegunungan hyang Argopuro 3088, tepatnya pada zaman kolonial Belanda.

Argopuro dengan medan dan trek yang luar biasa panjang ini ternyata tidak menyurutkan tekad para Meneer / Mijnheer Belanda (Meneer : tuan) untuk menikmati keindahan alam Argopuro. 

Makanya tidak heran kalau mereka para koloni belanda sampai menyempatkan diri untuk membuat lapangan terbang seperti pada savana Cikasur Argopuro. 

Karena mungkin selain menikmati keindahan alam mereka juga menyukai daging rusa atau kijang yang pada waktu itu sangat banyak terdapat di pegunungan hyang Argopuro untuk dibawa pulang ke Negara mereka Netherlands.
Argopuro pada masa Kolonial Belanda
Padang Savana
Dan para Meneer Belanda tersebut mempunyai sebutan tersendiri untuk gunung Argopuro yaitu: Ijang Geberte, artinya sendiri admin masih coba browse dulu atau barangkali karena banyak kijangnya sehingga diberilah nama Ijang hemmm…

Namun kita flashback dulu pada jaman koloni masih berkuasa di Indonesia, admin masih teringat banget sambil berusaha menahan tawa sekaligus sedih akan kisah-kisah yang diceritakan oleh para sepuh yang tinggal di sekitaran Lereng Argopuro (Situbondo), 

Dimulai dari cerita bahwa para tuan belanda yang rata-rata berpostur tinggi harus membungkukkan badan sewaktu akan memasuki pintu rumah-rumah penduduk. 

Tidak boleh ada penduduk yang berbincang-bincang secara berkelompok karena akan dicurigai sebagai ekstremis atau pemberontak, hingga derita pembodohan berkepanjang yang dialami masyarakat desa.
Argopuro pada masa Kolonial Belanda
Meneer belanda di Argopuro, data sebelum 1920
Tersebutlah bahwa pada zaman itu ada kode-kode rahasia yang di aktifkan oleh penjajah belanda dengan isu akan adanya bom pada waktu-waktu tertentu, semisal pada saat selesai panen raya, baik Padi maupun Jagung atau panen hasil bumi lainnya, maka akan ada kode sirine yang dibunyikan. 

Saat sirine berbunyi seluruh masyarakat desa menjadi ketakutan hingga bersembunyi di kolong tempat tidur atau ruangan bawah tanah yang sudah dipersiapkan sambil menggigit sabut kelapa. 

Kemudian setelah suasana sunyi dan sepi terdengarlah deru suara kendaraan berat truk, dan itu semakin membuat mereka ketakutan.

Kejadian-kejadian seperti tersebut diatas berlangsung hingga sekian lama hingga  belanda di gantikan oleh saudara tua Jepang.

Dan akhirnya penduduk mulai mengerti bahwa isu bom tersebut adalah suatu taktik Belanda saat akan membawa hasil bumi dari daerah-daerah kakuasaannya untuk dibawa ke Negaranya sendiri.

Dan sebelum larut dengan cerita-cerita tempo dulu, dibawah ini adalah foto atau dokumentasi para tuan Belanda saat berada di pegunungan Ijang Argopuro.

Argopuro pada masa Kolonial Belanda
Danau taman hidup Argopuro 
berada di kawasan wilayah Probolinggo 
Jawa Timur
Adapun data-data tentang pegunungan Hyang Argopuro sampai saat ini masih tersimpan rapi di Tropenmuseum Amsterdam – Belanda

Dan mudah-mudahan suatu saat nanti arsip tersebut bisa ditelaah kembali oleh para pakar sejarah Indonesia guna lebih mengenal dan memastikan kondisi alam pegunungan Hyang Argopuro pada jaman dahulu. 

Sehingga dapat menjadi tambahan keilmuan dan referensi bagi generasi selanjutnya, bahwa Argopuro pernah mempunyai kekayaan alam yang melimpah dan pernah menjadi bagian dari semboyan Negeri yang Subur Makmur dengan kekayaan alam yang melimpah atau Gemah Ripah Loh Jinawi.

Salam 3088 !!!